Kembali ke Arsip BeritaUmum
29 Januari 2026
Admin CAKRA
52 kali dibaca

Evaluasi Bulanan UPT PATPH: Akselerasi Kinerja Pegawai dan Optimalisasi Program Kerja 2026

Evaluasi Bulanan UPT PATPH: Akselerasi Kinerja Pegawai dan Optimalisasi Program Kerja 2026
Perbesar Foto
Dokumentasi Tambahan (2)
Dokumentasi 2
Dokumentasi 3

SIDOARJO – Dalam upaya menjaga ritme kerja dan memastikan seluruh target organisasi berjalan sesuai rencana, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (PATPH) menggelar rapat evaluasi strategis pada Rabu (28/1). Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran untuk menyelaraskan langkah dalam menghadapi tantangan di tahun anggaran 2026.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat UPT PATPH ini dihadiri oleh seluruh staf yang terdiri dari jajaran pejabat struktural, fungsional, serta staf teknis di lingkungan UPT.

Arahan Strategis Kepala UPT: Akuntabilitas dan Kolaborasi

Kepala UPT PATPH, Trias Ari Wicaksono, S.E., M.M., dalam arahannya menekankan bahwa tahun 2026 adalah momentum untuk memperkuat akuntabilitas kinerja. Beliau menginstruksikan segera dilakukannya pemetaan rincian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) di setiap lini secara presisi.

"Kolaborasi antar seksi adalah kunci. Kita tidak hanya bicara soal angka, tapi soal bagaimana sistem pelaporan baru melalui Self Assessment SKP dapat diimplementasikan secara disiplin oleh seluruh pegawai, termasuk bagi rekan-rekan PPPK yang baru beralih status agar tetap menjaga integritas kinerjanya," tegas beliau.

Optimalisasi Pemasaran dan Inovasi Diversifikasi Produk

Melanjutkan agenda, Kasi Pemasaran, Novie Isnawati, S.P., M.Agr., memaparkan laporan komprehensif mengenai realisasi kegiatan sepanjang Januari 2026. Fokus utama pemasaran bulan ini mencakup optimalisasi berbagai lini pendapatan melalui pemanfaatan aset dan jasa:

  • Pemasaran Hasil Bumi: UPT sukses mendistribusikan komoditas unggulan seperti Bawang Merah dari Kebun Dau dan Kebomas, serta Kedelai dari Kebun Pelem.
  • Optimalisasi Aset dan Edukasi: Pemanfaatan lahan untuk penelitian mahasiswa serta penyewaan Gedung Serbaguna menunjukkan tren positif. Selain itu, program Agrowisata dan studi magang bagi mahasiswa dari berbagai universitas nasional terus berjalan sebagai bagian dari fungsi edukasi UPT.
  • Hilirisasi dan Promosi: Saat ini tengah dirancang diversifikasi produk berupa minuman bunga telang dan es krim daun kelor. Untuk memperkuat branding, Seksi Pemasaran mendorong kolaborasi konten lapangan agar promosi melalui media sosial dan website berjalan lebih masif.

Manajemen Internal dan Efisiensi Anggaran Tata Usaha

Kasubag Tata Usaha, Anang Bandono, S.P., menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja tahun sebelumnya yang konsisten dilaporkan kepada Asisten 2. Memasuki tahun 2026, beliau menekankan beberapa poin krusial terkait kebijakan manajerial:

  • Efisiensi Operasional: Seluruh jajaran diinstruksikan mempedomani Surat Edaran Sekda Provinsi Jawa Timur mengenai efisiensi biaya konsumsi rapat dan pembatasan dinas luar guna optimalisasi anggaran yang tepat sasaran.
  • Instrumen Kontrol Pegawai: Terkait regulasi baru self assessment SKP yang lebih ketat, pegawai diwajibkan melakukan breakdown rencana kerja secara mandiri untuk memastikan setiap kontribusi terhadap organisasi terpantau secara transparan dan akuntabel.

Akselerasi Digitalisasi dan Manajemen Produksi

Menutup rangkaian paparan teknis, Kasi Produksi, Taufiq Mansur, S.TP., M.M., menginstruksikan percepatan digitalisasi manajemen kebun melalui portal puspalebo.id.

  • Monitoring Berbasis Aplikasi: Penggunaan aplikasi SIKAP ASN untuk laporan harian dan Si CAKRA untuk dokumentasi tahapan usaha tani menjadi kewajiban guna memastikan akuntabilitas proses dari pengolahan lahan hingga panen.
  • Keseimbangan Administrasi: Meski digitalisasi diperkuat, beliau menegaskan bahwa dokumen fisik seperti absensi tenaga kerja dan kartu gudang tetap wajib dilengkapi. Selain itu, Seksi Produksi akan menjadi leading sector dalam pendampingan Latsar CPNS untuk menjamin keberlanjutan regenerasi tenaga ahli teknis di lapangan.

Kesimpulan

Dengan semangat sinergitas antara penguatan administrasi, inovasi pemasaran, dan digitalisasi produksi, UPT PATPH optimistis dapat menjalankan tahun anggaran 2026 dengan performa yang lebih solid, transparan, dan terukur.

Publikasi Resmi UPT PATPH Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim
Bagikan via WhatsApp