UPT PATPH Jawa Timur Maksimalkan Inovasi Si BROW Melalui Koordinasi Daring Selama WFH
Transformasi fisik dan digital Si BROW tetap berjalan optimal meski staf bekerja dari rumah.
Sidoarjo, Jawa Timur – Meski staf UPT Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (PATPH) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur bekerja dari rumah, koordinasi dan inovasi tetap berjalan produktif. Melalui pertemuan daring Zoom, seluruh staf UPT PATPH melakukan evaluasi mingguan, perencanaan strategis, serta persiapan pengembangan Si BROW (Seedling Brownies), media tanam persemaian padat berbasis lima bahan organik pilihan.
Si BROW merupakan inovasi media tanam padat yang dirancang dari tanah bawah rumpun bambu, cocopeat, pupuk organik, Trichoderma, dan PGPR. Media ini padat, berwarna cokelat menyerupai kue brownies, dan memiliki khasiat optimal untuk pertumbuhan bibit. “Inovasi ini bukan hanya soal mengubah fisik media tanam menjadi lebih ringkas, tetapi memberikan nutrisi terbaik sejak fase awal kehidupan tanaman,” ungkap salah satu koordinator dalam pertemuan daring. Penggunaan lima bahan aktif ini memastikan bibit tumbuh lebih sehat, kuat, dan memiliki sistem perakaran kokoh sebelum dipindahkan ke lahan.
Digitalisasi dan Pembelajaran Interaktif
Dalam sesi daring, tim membahas transformasi digital Si BROW melalui portal Puspalebo Academy. Portal ini akan menampilkan video pembelajaran komprehensif mengenai pembuatan dan penerapan Si BROW, memungkinkan petani, akademisi, dan masyarakat umum mengakses ilmu secara fleksibel.
Fitur unggulan portal, Kalkulator Interaktif Hitung Kebutuhan Bahan, memungkinkan pengguna menghitung estimasi bahan yang dibutuhkan secara otomatis sesuai target bibit. Sistem menampilkan kebutuhan tanah bawah bambu, cocopeat, pupuk organik, Trichoderma, dan PGPR, sehingga meminimalkan pemborosan bahan dan meningkatkan efisiensi biaya produksi.
Persiapan KOVABLIK 2026 dan Strategi Berbasis Data
Pertemuan daring juga menjadi ajang persiapan Si BROW menghadapi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KOVABLIK) 2026. Tim menekankan pentingnya Monitoring dan Evaluasi (Monev) berbasis indikator jelas: kesiapan SDM dan anggaran (Input), tahapan pelaksanaan terukur (Proses), keberhasilan produksi media tanam stabil (Output), serta manfaat nyata bagi peningkatan kualitas agribisnis (Outcome).
Pimpinan rapat menegaskan, “Meskipun WFH, inovasi ini tetap produktif. Fokus kami adalah memastikan bahwa inovasi Si BROW memberikan manfaat nyata dan dirasakan secara langsung oleh masyarakat luas.” Integrasi inovasi fisik dan digital ini diharapkan menjadikan Si BROW kontestan kuat sekaligus tonggak baru agribisnis berkelanjutan di Jawa Timur.
Sinergi dan Keberlanjutan
Kolaborasi daring antar staf berlangsung solid dan dinamis, membahas tantangan teknis lapangan hingga konten video pembelajaran. Kegiatan WFH ini membuktikan bahwa efisiensi birokrasi dan pelayanan publik dapat tetap optimal melalui teknologi. Dengan inovasi Si BROW, UPT PATPH Jawa Timur terus memodernisasi persemaian tanaman pangan dan hortikultura, mendukung ketahanan pangan berbasis keberlanjutan dan digitalisasi.


