Sinergi UPT PATPH dan POPT Sidoarjo: Optimalkan Pengendalian Hama dan Produktivitas di Tiga Kebun Unggulan
SIDOARJO – UPT Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (PATPH) Sidoarjo melakukan langkah proaktif dalam menjaga kualitas komoditas pertanian melalui kegiatan Pengamatan Lapang, Rabu (07/05). Kegiatan ini dilaksanakan di tiga titik kebun strategis bersama Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) tingkat Kabupaten Sidoarjo, Ibu Ristina Dwi Yuliansari, S.P.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut, Kepala Seksi Produksi UPT PATPH, Bapak Taufiq Mansur, S.TP, M.M, guna memastikan setiap rekomendasi teknis dapat segera diimplementasikan oleh para petugas lapangan.
Hasil Pengamatan dan Rekomendasi Teknis
Berdasarkan hasil pengamatan mendalam di lapangan, tim POPT mengeluarkan sejumlah rekomendasi strategis guna memitigasi risiko serangan hama dan meningkatkan produktivitas di masing-masing lokasi:
1. Kebun Cemengkalang: Fokus Proteksi Padi
Untuk mengamankan fase generatif tanaman padi, direkomendasikan langkah-langkah berikut:
- Pemasangan Jaring: Segera dilakukan pengamanan dengan jaring untuk mengantisipasi serangan hama burung.
- Pengendalian Hama: Penanganan intensif terhadap serangan Penggerek Batang dan penghisap malai padi.
- Nutrisi Tanaman: Penambahan pupuk daun (Gandasil B) untuk memperkuat struktur batang tanaman agar lebih kokoh dan tidak mudah rebah menjelang panen.
2. Kebun Lebo Timur: Persiapan Greenhouse
Menjelang musim tanam baru, area Lebo Timur fokus pada aspek sterilisasi:
- Sanitasi Lahan: Pembersihan area secara menyeluruh untuk memutus rantai populasi hama tikus.
- Fumigasi: Melakukan fumigasi pada unit Greenhouse sebagai langkah persiapan sebelum penanaman bibit Melon Golden Langkawi.
3. Kebun Lebo Barat: Manajemen Hama Terpadu (PHT)
Fokus pada tanaman hortikultura dan palawija dengan pendekatan ramah lingkungan:
- Tanaman Jagung Pulut: Pembersihan lahan untuk menjaga tanaman dari serangan ulat grayak (Spodoptera frugiperda).
- Tanaman Bawang: Sanitasi rumput di sekitar tanaman guna menjaga produktivitas dan kebersihan lingkungan tumbuh.
- Refugia: Penanaman tanaman refugia sebagai penyedia mikrohabitat bagi musuh alami dalam sistem pengendalian hama terpadu.
Komitmen Pelayanan Publik yang Akuntabel
Kepala Seksi Produksi, Bapak Taufiq Mansur, menegaskan bahwa hasil kunjungan lapangan ini akan segera ditindaklanjuti secara teknis. "Kolaborasi dengan POPT Kabupaten sangat krusial bagi kami. Rekomendasi ini akan langsung masuk dalam pelaporan harian melalui sistem LENTERA agar progres penanganannya dapat terpantau secara transparan dan terukur," ungkap beliau.
Dengan adanya pengamatan rutin ini, UPT PATPH Sidoarjo terus berkomitmen menjadi pusat pengembangan agribisnis yang unggul, mampu menghasilkan komoditas berkualitas tinggi, serta tangguh terhadap tantangan serangan hama dan penyakit tanaman.
Penulis: Admin Website UPT PATPH Lokasi: Sidoarjo, Jawa Timur Waktu: 06 Mei 2026


